Desa Pecatu Jadi Lokasi Bakti Sosial World Veterinary Day 2026 dan Dicanangkan sebagai Model Percontohan Desa Sadar Rabies
Pecatu - Sekretaris Desa Pecatu, I Putu Aryanto, S.E., mewakili Perbekel Pecatu menghadiri kegiatan Bakti Sosial World Veterinary Day (WVD) 2026 yang diselenggarakan di Wantilan Murdha Ulangun, Desa Pecatu, pada Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Pemerintah Desa Pecatu, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, serta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati World Veterinary Day atau Hari Dokter Hewan Sedunia Tahun 2026.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Badung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Badung, Sekretaris Camat Kuta Selatan, Perangkat Desa Pecatu, Ketua PDHI Cabang Bali, serta Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.
Pelaksanaan Bakti Sosial WVD 2026 di Desa Pecatu menjadi salah satu bentuk perhatian bersama terhadap peningkatan kesehatan hewan dan pencegahan penyakit rabies, khususnya mengingat Desa Pecatu merupakan salah satu wilayah pariwisata yang memiliki mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan cukup tinggi. Oleh karena itu, kesehatan hewan, pengendalian populasi, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga kenyamanan, keamanan, dan kesehatan lingkungan desa.
Rangkaian kegiatan bakti sosial meliputi vaksinasi rabies, sterilisasi hewan, kontrol populasi hewan anjing, kucing, dan kera, serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat. Selain pelayanan terpusat di Wantilan Murdha Ulangun, kegiatan vaksinasi juga dilaksanakan secara door to door di sejumlah banjar dan lingkungan di Desa Pecatu, sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kegiatan diawali dengan registrasi undangan, pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PDHI, dan Mars FKH. Acara dilanjutkan dengan laporan dan sambutan dari berbagai pihak, pembukaan secara simbolis, dokumentasi, serta talkshow yang menghadirkan narasumber dari unsur dokter hewan, Dinas Pertanian dan Pangan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, serta perwakilan dari Desa Pecatu.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana juga mencanangkan Desa Pecatu sebagai Model Percontohan Desa Sadar Rabies. Pencanangan ini menjadi momentum penting bagi Desa Pecatu dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies, pentingnya vaksinasi hewan penular rabies, serta tanggung jawab pemilik hewan dalam menjaga kesehatan hewan peliharaannya.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, vaksinasi rabies massal di Desa Pecatu berhasil menyasar 1.439 ekor hewan, yang terdiri dari 1.364 ekor anjing dan 75 ekor kucing. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di Pos 1, Pos 2, Pos 3, serta melalui pelayanan door to door di beberapa wilayah, antara lain Buana Sari, Giri Sari, Karang Boma, Labuan Sait, Kauh, Kangin, Suluban, Tambyak, dan Tengah.
Pemerintah Desa Pecatu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Bakti Sosial WVD 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan semakin meningkat, angka risiko penularan rabies dapat ditekan, serta Desa Pecatu dapat menjadi contoh dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan sadar rabies.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin